X-4 Punya Cerita
![]() |
| Kelas X-4 |
Assalamualaikum,
selamat pagi para pembaca J
. Pagi ini saya akan melanjutkan Kisah
SMA Tercinta yang memasuki episode kedua dan semoga saja dapat berlanjut lebih
banyak lagi dan para pembaca tidak bosan untuk mengunjungi serta membaca
coretan-coretan yang saya buat.
![]() |
| Ultah Pak Gurda |
Indah rasanya
ketika pikiranku melayang menuju masa itu, masa saya memulai perjalanan di SMA
Negeri 1 Cariu dengan masuk dikelas X-4. Saya dulu merupakan bagian dari kelas
X-4, hari pertama masuk sekolah dengan menggunakan seragam putih abu dan saya
waktu itu duduk di bangku paling depan, barisan paling kiri dan saya duduk
disebelah kanan dengan Indra Mulyana.Tetapi sekitar beberapa bulan kemudian aku pindah duduk bersama sahabatku sampai saat ini Deni Mulyani, aku pindah bukan karena berantem lhoo, tapi karena letak posisinya dibarisan tengah jadi nyaman untuk melihat White Board dan Strategis lah intinya gitu hehe. Teman-teman di X-4 bukan merupakan teman
yang asing lagi karena orang-orangnya adalah orang yang sama pada saat di Gugus
4 hanya ad apenambahan satu siswa yaitu Tomi Indra seorang anak lulusan MTs
Jonggol yang jika dilihat dari tampilan dan gaya berpakaian dia orang ini
sepertinya kurang baik *Bukan suudzhon yah.
Pada saat bel
tanda masuk berbunyi ada seorang guru masuk ke kelas kami, beliau adalah guru
perempuan dengan memakai rok dibawah lutut, berkulit sawo matang, memakai kaca
mata, dan berambut pendek dengan postur tubuh yang tidak terlalu besar. Kalian
para pembaca pasti tau siapa dia?? Hehe . Yap benar sekali Bu Lamria
Nainggolan,kesan pertama aku melihat beliau ini cukup takut juga tetapi saya
memberanikan diri untuk bertanya “Bu apakah ibu wali kelas kami?” dan beliau
menjawab bukan. Nah lho?? Kok bukan wali kelas kok masuk paling awal sih? Kan
bingung ,waktu dilalui dengan bercerita saja hingga beliau keluar meninggalkan
kelas.
Tak lama
kemudian masuklah yang ternyata adalah Wali Kelasku yang sebenarnya beliau
namanya Pak Gurda Krissetyo Rahmawanto
pasti kalian tau deh beliau ini. Pada saat itu aku mencalonkan diri
untuk menjadi Ketua Kelas tapi sayangnya hanya ada 8 orang yang memilihku,
mereka belum tau siapa aku sebenarnya haha (Emang siapa?), aku kalah oleh Fitri
Sri Lestari. Lalu hari-hari terlewati di X-4, dan momen yang berkesan banyak
sekali mulai dari kaca jendela yang pecah karena tendangan bola maklumlah
sering banget tuh main bola di kelas sampai-sampai Pak Gurda marah hehe. Selain
itu kelas X-4 pernah membuat Pak Dace marah dan gak mau masuk ke kelas selama
sebulan lebih, nah lho kok bisa?? . Ceritanya gini, waktu itu lagi pelajaran
Sosiologi di kelas sedang membahas LKS nah Pak Dace ini sedang menjelaskan di
depan kelas tapi anak-anak malah asyik ngobrol pas Pak Dace nanya ke kita, kita
malah bilang gini “Maaf pak pertanyaanya tolong diulang!” ya jelas saya Pak
Dace marah dan langsung pergi meninggalkan kelas mungkin dia sakit hati karena
dia bicara panjang lebar tidak didengarkan. Oh iya asal kalian tahu, X-4 pernah
menumpuk semua bangku dan meja menjadi sebuah bukit di dalam kelas entah karena
apa saya lupa kalau tidak salah setres karena selesai UAS deh hehe aneh dan
ekstrim banget tuh bercanda naik gunung tapi gunungnya terbuat dari bangku dan
meja yang ditumpuk :D.
Luar biasa deh
X-4 ini masa dimana peralihan dari anak-anak menuju remaja, masa di SMA yang
sering membuat guru kesal dengan tingkah kita. Tapi ada loh momen kita so sweet
sama wali kelas (Ciee), pada saat Pak Gurda ulang tahun kita semua memberikan
kejutan kepada Beiau dengan memberikan kue
ulang tahun walau harganya waktu itu hanya Rp. 40.000 ups hehe keceplosan
harganya. Walaupun begitu kami sangat menyayangi Pak Gurda yang selalu
memberikan motivasi dan bimbingan kepada kita. Untuk para pembaca nantikan
kelanjutan “Kisah SMA Tercinta” di episode selanjutnya, See You !!




