Struktur OSIS

Minggu, 10 Mei 2015

Kisah SMA Tercinta (Episode 3)

SEMUA PENGALAMAN ITU BERAWAL DISINI

Assalamualaikum, selamat berjumpa kembali pada tulisan-tulisan saya yang kali ini saya masih akan menyelesaikan tulisan saya mengenai masa-masa indah saya selama bersekolah di SMA Negeri 1 Cariu tercinta. Kali ini saya akan melanjutkan ‘Kisah SMA Tercinta’ Episode ke-3 yang tertunda kurang lebih selama 1 minggu ini, karena akhir-akhir ini saya tertarik membuat Gambar WPAP yang akhirnya sukses saya selesaikan dan sekarang saya bisa melanjutkan tulisan saya ini.
Kisah yang akan saya ceritakan pada tulisan ini mengenai perjalanan ‘karir’ saya di SMA, tidak apa-apalah saya mengatakan ini sebagai ‘karir’ walaupun kata itu lebih identik dengan pekerjaan sesunggunya di lingkungan yang sesungguhnya pula (Masyarakat). Saya akan menceritakan awal saya mengikuti Ekskul KIR, Ekskul Pramuka, dan OSIS.

Penerimaan Tamu Ambalan 2012

Pengisian SKU 2012
Pada awal masuk di SMA Negeri 1 Cariu saya bingung mau ikut ekskul apa, karena waktu di SMP saya tidak mengikuti 1 ekskul pun hehe. Singkat cerita, saya diajak untuk ikut ekskul Pramuka oleh teman saya Solihin (Walau sekarang mungkin bukan teman lagi), pertama kali saya ikut ekskul itu punya pengalaman memalukan saat itu saya ikut acara buka bersama tetapi menggunakan seragam Pramuka, saya memakai pakaian Pramuka lengkap dengan Kacu (Hasduk) dengan di ikat oleh kaleng dengan lambang Kitri merah, memakai sabuk Pramuka lengkap dengan Tambang putih dan pisau. Saya masuk dengan pede ke dalam ruangan dan sontak saja orang-orang yang berada di dalam ruangan tertawa terbahak-bahak. Nah lho, saya jadi bingun kenapa mereka tertawa?  Apakah ada yang aneh denganku atau dengan pakaianku??. Lalu ada seorang kakak kelas yang bilang bahwa pakaianku ini adalah seragam penggalang, aku jadi tambah bingung apa itu penggalang? Maklum lah saya pramuka itu hanya waktu SD saja hehe.  Dia mengatakan bahwa kaleng yang mengikat kacu itu adalah atribut penggalang seharusnya untuk golongan Penegak itu (Bisa dibilang SMA) tidak menggunakan kaleng dengan logo kitri lagi. Selain itu, sabuk Pramuka yang aku pakai itu juga salah apalagi lengkap dengan tambang putih dan pisaunya itu sangat identik dengan anak SD dan SMP, setelah itu aku sadar dan tahu kenapa mereka menertawakanku hehe. Kalau aku ingat tentang itu, itu hal bodoh yang terjadi hanya karena ketidaktahuan. Untuk kisah Pamuka selanjutnya akan dibahas secara lengkap dan detail pada Episode yang berbeda, nantikan kisahnya ya.. kisah Pramuka ini kalau dijadikan film gak kalah deh sama film Pramuka seperti Hasduk Berpola atau 5 Elang. Soalnya kisah ini penuh dengan prahara, kegiatan menarik dan intrik-intrik hehe.
Ekstrakulikuler selanjutnya yang aku ikuti adalah KIR, hayo apa coba kepanjangan dari KIR tahu gak?. Kepanjangannya sering salah diartikan ada yang bilang Karya Ilmiah Remaja dan ada juga yang bilang Kelompok Ilmiah Remaja. Tapi yang bener adalah yang “Kelompok Ilmiah Remaja’, aku sih tidak tahu persis kenapa namanya KIR mungkin karena ekskul ini sering menciptakan hal-hal baru dilingkungan sekolah khususnya tapi hal-hal yang positif yah.  Lagi-lagi aku masuk ekskul ini karena ajakan temanku hehe, pengalaman pertamaku ikut ekskul ini menyenangkan seru sekali apalagi ketuanya waktu itu adalah Kak Dadang Kurniawan Saefullah beliau juga panutanku selama di SMA. Pada hari senin selanjutnya (Pertemuan kedua) kami membahas tentang tidak adanya Pembina KIR, dikarenakan pak Slamet Trimulyono mutasi ke sekolah lain. Walaupun masih belum memiliki Pembina Kak Dadang memutuskan untuk melakukan pergantian kepengurusan KIR, pergantian kepengurusan KIR dilakukan dengan cara aklamasi bukan dengan voting terpilihlah Kak Aini Minang sebagai ketua dan yang mengejutkan adalah saya dipilih menjadi wakil ketua haha sungguh mengejutkan padalahal saya masih kelas X dan belum tahu apa itu KIR.  Dengan terheran-heran saya pun memberanikan diri untuk menerima jabatan itu, hari-hari berjalan tapi ‘karir’ aku di KIR tidak berjalan baik karena KIR jarang melakukan kegiatan mungkin karena tidak memiliki Pembina. Pada semester 1 kelas XI saya membantu mempromosikan ekskul ini kepada  siswa-siswi kelas X yang baru saja masuk alhamdulillah walaupun tidak banyak juga ada yang masuk KIR. Tetapi akhirnya, saya memutuskan untuk keluar dari KIR waktu saya kelas XI dengan alasan sibuk dan saya juga jarang kumpul lagi. Bukan sombong yah, tapi waktu itu dalam seminggu waktu saya hampir full dan selalu pulang sore ditambah dengan kegiatan Pramuka yang dilakukan setiap hari Sabtu.  Walaupun begitu saya senang telah menjadi bagian dari KIR. 
Penerimaan Pengurus OSIS Baru 2012

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), jarang sekali siswa-siswi mau bergabung dan menjadi pengurusnya. Bahkan < 10% dari Siswa yang mendaftarkan diri untuk menjadi pengurus, dengan berbagai alasan hampir semua Siswa  enggan untuk menjadi pengurus OSIS. Kebanyakan berpikiran bahwa menjadi pengurus OSIS itu capek, menyita waktu dan seperti pesuruh di sekolahan. Sebenarnya tidak seperti itu, mereka yang berkata seperti itu karena tidak paham dan tidak tahu bagaimana hebatnya, bermanfaatnya, berpengalamannya menjadi seorang pengurus OSIS. Tapi saya tidak seperti kebanyakan siswa yang enggan menjadi pengurus OSIS, pada saat pertama kali saya masuk ke SMA Negeri 1 Cariu  saya sangat berniat untuk mengikuti seleksi menjadi Pengurus OSIS. Saya sangat bersemangat sekali mengikuti seleksi OSIS pada saat kak Dadang (Ketua Umum OSIS 2011 – 2012) mengumumkannya di depan kelas. Saya saat itu mengajak teman saya di X-4 Triandi, dan Deni Mulyani dan berbarengan dengan Nendah, Raisya dan Nurlaelasari yang mereka juga adalah siswi di kelas X-4. Hari pertama seleksi waktu itu kumpul di kelas XII IPA 2, lumayan banyak pada saat itu yang mengikuti seleksi kami satu persatu memperkenalkan diri didepan, dan saya melakukannya dengan percaya diri sekali karena keinginan saya kuat untuk menjadi pengurus OSIS. Ketika saya ditanya apa motivasi saya untuk menjadi pengurus OSIS saya hanya menjawab “Ingin menlanjutkan karir saya di OSIS waktu SMP dan ingin mengembangkan OSIS SMA Negeri 1 Cariu lebih baik lagi dengan ide-ide yang saya miliki” saya menjawab itu dan alhamdulillah diapresiasi baik oleh kakak-kakak kelas saya yang sudah jadi pengurus OSIS. Singkat cerita, saya akhirnya diterima untuk menjadi Pengurus OSIS 2012-2013 dengan menempati Seksi Bidang Kepribadian Dan Budi Pekerti luhur bersama Kak Setiani Rahma Utami dan Kak Elga Deden Suebah. Oh iya, dari ke-6 temanku di X-4 yang mengikuti seleksi hanya Deni Mulyani saja yang tidak keterima saya cukup menyesalkan juga mengenai itu tetapi mungkin itu yang terbaik. Cerita mengenai OSIS selanjutnya akan dibahas khusus dalam Episode lain mengenai kegiatan-kegiatan, cerita saya mencalonkan diri jadi Ketua OSIS, hingga akhir masa jabatan saya.
Terimakasih para pembaca telah bersedia membaca kisah-kisah saya, dan jangan bosan untuk kembali berkunjung karena masih banyak sekali cerita yang lebih menarik dan mungkin pembaca juga akan terlibat dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya. Sampai jumpa lagi di Kisah selanjutnya dahhh... !!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar