SEMUA PENGALAMAN ITU
BERAWAL DISINI
Assalamualaikum,
selamat berjumpa kembali pada tulisan-tulisan saya yang kali ini saya masih
akan menyelesaikan tulisan saya mengenai masa-masa indah saya selama bersekolah
di SMA Negeri 1 Cariu tercinta. Kali ini saya akan melanjutkan ‘Kisah SMA
Tercinta’ Episode ke-3 yang tertunda kurang lebih selama 1 minggu ini, karena
akhir-akhir ini saya tertarik membuat Gambar WPAP yang akhirnya sukses saya
selesaikan dan sekarang saya bisa melanjutkan tulisan saya ini.
Kisah yang
akan saya ceritakan pada tulisan ini mengenai perjalanan ‘karir’ saya di SMA,
tidak apa-apalah saya mengatakan ini sebagai ‘karir’ walaupun kata itu lebih
identik dengan pekerjaan sesunggunya di lingkungan yang sesungguhnya pula
(Masyarakat). Saya akan menceritakan awal saya mengikuti Ekskul KIR, Ekskul
Pramuka, dan OSIS.
![]() |
| Penerimaan Tamu Ambalan 2012 |
![]() |
| Pengisian SKU 2012 |
Pada awal
masuk di SMA Negeri 1 Cariu saya bingung mau ikut ekskul apa, karena waktu di
SMP saya tidak mengikuti 1 ekskul pun hehe. Singkat cerita, saya diajak untuk
ikut ekskul Pramuka oleh teman saya Solihin (Walau sekarang mungkin bukan teman
lagi), pertama kali saya ikut ekskul itu punya pengalaman memalukan saat itu
saya ikut acara buka bersama tetapi menggunakan seragam Pramuka, saya memakai
pakaian Pramuka lengkap dengan Kacu (Hasduk) dengan di ikat oleh kaleng dengan
lambang Kitri merah, memakai sabuk Pramuka lengkap dengan Tambang putih dan
pisau. Saya masuk dengan pede ke dalam ruangan dan sontak saja orang-orang yang
berada di dalam ruangan tertawa terbahak-bahak. Nah lho, saya jadi bingun
kenapa mereka tertawa? Apakah ada yang
aneh denganku atau dengan pakaianku??. Lalu ada seorang kakak kelas yang bilang
bahwa pakaianku ini adalah seragam penggalang, aku jadi tambah bingung apa itu
penggalang? Maklum lah saya pramuka itu hanya waktu SD saja hehe. Dia mengatakan bahwa kaleng yang mengikat
kacu itu adalah atribut penggalang seharusnya untuk golongan Penegak itu (Bisa
dibilang SMA) tidak menggunakan kaleng dengan logo kitri lagi. Selain itu,
sabuk Pramuka yang aku pakai itu juga salah apalagi lengkap dengan tambang
putih dan pisaunya itu sangat identik dengan anak SD dan SMP, setelah itu aku
sadar dan tahu kenapa mereka menertawakanku hehe. Kalau aku ingat tentang itu,
itu hal bodoh yang terjadi hanya karena ketidaktahuan. Untuk kisah Pamuka
selanjutnya akan dibahas secara lengkap dan detail pada Episode yang berbeda,
nantikan kisahnya ya.. kisah Pramuka ini kalau dijadikan film gak kalah deh
sama film Pramuka seperti Hasduk Berpola atau 5 Elang. Soalnya kisah ini penuh
dengan prahara, kegiatan menarik dan intrik-intrik hehe.
Ekstrakulikuler
selanjutnya yang aku ikuti adalah KIR, hayo apa coba kepanjangan dari KIR tahu
gak?. Kepanjangannya sering salah diartikan ada yang bilang Karya Ilmiah Remaja
dan ada juga yang bilang Kelompok Ilmiah Remaja. Tapi yang bener adalah yang
“Kelompok Ilmiah Remaja’, aku sih tidak tahu persis kenapa namanya KIR mungkin
karena ekskul ini sering menciptakan hal-hal baru dilingkungan sekolah
khususnya tapi hal-hal yang positif yah.
Lagi-lagi aku masuk ekskul ini karena ajakan temanku hehe, pengalaman
pertamaku ikut ekskul ini menyenangkan seru sekali apalagi ketuanya waktu itu
adalah Kak Dadang Kurniawan Saefullah beliau juga panutanku selama di SMA. Pada
hari senin selanjutnya (Pertemuan kedua) kami membahas tentang tidak adanya
Pembina KIR, dikarenakan pak Slamet Trimulyono mutasi ke sekolah lain. Walaupun
masih belum memiliki Pembina Kak Dadang memutuskan untuk melakukan pergantian
kepengurusan KIR, pergantian kepengurusan KIR dilakukan dengan cara aklamasi
bukan dengan voting terpilihlah Kak Aini Minang sebagai ketua dan yang
mengejutkan adalah saya dipilih menjadi wakil ketua haha sungguh mengejutkan
padalahal saya masih kelas X dan belum tahu apa itu KIR. Dengan terheran-heran saya pun memberanikan diri
untuk menerima jabatan itu, hari-hari berjalan tapi ‘karir’ aku di KIR tidak
berjalan baik karena KIR jarang melakukan kegiatan mungkin karena tidak
memiliki Pembina. Pada semester 1 kelas XI saya membantu mempromosikan ekskul
ini kepada siswa-siswi kelas X yang baru
saja masuk alhamdulillah walaupun tidak banyak juga ada yang masuk KIR. Tetapi
akhirnya, saya memutuskan untuk keluar dari KIR waktu saya kelas XI dengan
alasan sibuk dan saya juga jarang kumpul lagi. Bukan sombong yah, tapi waktu
itu dalam seminggu waktu saya hampir full dan selalu pulang sore ditambah
dengan kegiatan Pramuka yang dilakukan setiap hari Sabtu. Walaupun begitu saya senang telah menjadi
bagian dari KIR.
![]() |
| Penerimaan Pengurus OSIS Baru 2012 |
Organisasi
Siswa Intra Sekolah (OSIS), jarang sekali siswa-siswi mau bergabung dan menjadi
pengurusnya. Bahkan < 10% dari Siswa yang mendaftarkan diri untuk menjadi
pengurus, dengan berbagai alasan hampir semua Siswa enggan untuk menjadi pengurus OSIS.
Kebanyakan berpikiran bahwa menjadi pengurus OSIS itu capek, menyita waktu dan
seperti pesuruh di sekolahan. Sebenarnya tidak seperti itu, mereka yang berkata
seperti itu karena tidak paham dan tidak tahu bagaimana hebatnya,
bermanfaatnya, berpengalamannya menjadi seorang pengurus OSIS. Tapi saya tidak
seperti kebanyakan siswa yang enggan menjadi pengurus OSIS, pada saat pertama
kali saya masuk ke SMA Negeri 1 Cariu
saya sangat berniat untuk mengikuti seleksi menjadi Pengurus OSIS. Saya
sangat bersemangat sekali mengikuti seleksi OSIS pada saat kak Dadang (Ketua
Umum OSIS 2011 – 2012) mengumumkannya di depan kelas. Saya saat itu mengajak
teman saya di X-4 Triandi, dan Deni Mulyani dan berbarengan dengan Nendah,
Raisya dan Nurlaelasari yang mereka juga adalah siswi di kelas X-4. Hari
pertama seleksi waktu itu kumpul di kelas XII IPA 2, lumayan banyak pada saat
itu yang mengikuti seleksi kami satu persatu memperkenalkan diri didepan, dan
saya melakukannya dengan percaya diri sekali karena keinginan saya kuat untuk
menjadi pengurus OSIS. Ketika saya ditanya apa motivasi saya untuk menjadi
pengurus OSIS saya hanya menjawab “Ingin menlanjutkan karir saya di OSIS waktu
SMP dan ingin mengembangkan OSIS SMA Negeri 1 Cariu lebih baik lagi dengan
ide-ide yang saya miliki” saya menjawab itu dan alhamdulillah diapresiasi baik
oleh kakak-kakak kelas saya yang sudah jadi pengurus OSIS. Singkat cerita, saya
akhirnya diterima untuk menjadi Pengurus OSIS 2012-2013 dengan menempati Seksi
Bidang Kepribadian Dan Budi Pekerti luhur bersama Kak Setiani Rahma Utami dan
Kak Elga Deden Suebah. Oh iya, dari ke-6 temanku di X-4 yang mengikuti seleksi
hanya Deni Mulyani saja yang tidak keterima saya cukup menyesalkan juga
mengenai itu tetapi mungkin itu yang terbaik. Cerita mengenai OSIS selanjutnya
akan dibahas khusus dalam Episode lain mengenai kegiatan-kegiatan, cerita saya
mencalonkan diri jadi Ketua OSIS, hingga akhir masa jabatan saya.
Terimakasih
para pembaca telah bersedia membaca kisah-kisah saya, dan jangan bosan untuk
kembali berkunjung karena masih banyak sekali cerita yang lebih menarik dan
mungkin pembaca juga akan terlibat dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya.
Sampai jumpa lagi di Kisah selanjutnya dahhh... !!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar